Tekan Angka Stunting, Pemerintah Desa Suput Salurkan Bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT)
DESA SUPUT — Dalam upaya mendukung percepatan penurunan angka stunting nasional, Pemerintah Desa Suput kembali merealisasikan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK). Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu desa setempat dan dihadiri oleh perangkat desa, bidan desa, serta kader Posyandu.
Program PMT ini merupakan bentuk intervensi gizi spesifik yang bersumber dari alokasi Dana Desa (DD) tahun anggaran berjalan. Bantuan yang disalurkan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi harian balita yang tercatat memiliki masalah pertumbuhan (stunting) maupun yang berisiko.
Berikut adalah rincian paket gizi yang disalurkan dalam program PMT di Desa Suput:
Susu Formula Formula Khusus Pertumbuhan: Disesuaikan dengan rentang usia balita.
Protein Hewani & Nabati: Telur ayam ras, kacang hijau, dan olahan ikan.
Karbohidrat & Vitamin: Biskuit balita, buah-buahan segar, serta sayuran bernutrisi tinggi.
Suplemen Kesehatan: Vitamin dan obat cacing yang direkomendasikan oleh bidan desa.
Kepala Desa Suput Muhammad Yusuf menyampaikan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya dilakukan sesekali, melainkan butuh komitmen berkelanjutan dari semua pihak.
"Kami berharap melalui penyaluran PMT ini, tumbuh kembang anak-anak di Desa Suput bisa kembali normal sesuai dengan grafik kesehatan. Anak-anak ini adalah aset masa depan desa kita, sehingga asupan gizi mereka harus menjadi prioritas bersama," ujar Kepala Desa.
Selain pendistribusian makanan, kegiatan ini juga dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan rutin. Para kader Posyandu dan tenaga kesehatan (Nakes) melakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta lingkar kepala untuk memantau progres perkembangan anak secara berkala. Para orang tua juga diberikan edukasi mengenai pola asuh dan pentingnya menyajikan makanan bergizi seimbang (Isi Piringku) menggunakan bahan-bahan pangan lokal yang terjangkau.
Pemerintah Desa Suput menargetkan, melalui pemantauan ketat dan intervensi gizi berkelanjutan ini, angka prevalensi stunting di Desa Suput dapat turun secara signifikan atau bahkan mencapai nol kasus (zero stunting) pada tahun mendatang.