Kegiatan Desa

Desa Suput Gelar Musyawarah RKPDes 2027 dan Musrenbangdes 2028

Selasa 15 September 2026 · 3 dilihat · 2 hari yang lalu
Desa Suput Gelar Musyawarah RKPDes 2027 dan Musrenbangdes 2028

Selaraskan Pembangunan Daerah, Desa Suput Gelar Musyawarah RKPDes 2027 dan Musrenbangdes 2028

SUPUT, Selasa 14 September 2026 — Pemerintah Desa Suput kembali menggelar agenda strategis tahunan, yakni musyawarah penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 yang dirangkaikan dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk tahun 2028. Berlangsung di Balai Desa Suput, musyawarah kali ini menitikberatkan pada tertib administrasi serta sinkronisasi program desa dengan prioritas pembangunan daerah.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Suput beserta perangkat, pimpinan dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan kecamatan, pendamping desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Instruksi Tertib Administrasi SISKEUDES

Dalam proses pembahasan perencanaan anggaran, terdapat penekanan khusus terkait tata kelola dan tertib administrasi keuangan desa. Kepada aparatur pemerintah desa diinstruksikan bahwa sebelum melakukan perubahan anggaran, wajib hukumnya untuk melakukan ekspor data penganggaran awal pada aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES).

Langkah ini dinilai sangat krusial sebagai bentuk back-up data historis penganggaran guna menjaga transparansi, akuntabilitas, serta memudahkan proses audit maupun evaluasi kinerja keuangan desa di kemudian hari.

Enam Fokus Dukungan Prioritas Daerah

Selain pembenahan sistem administrasi, penyusunan RKPDes 2027 dan proyeksi Musrenbangdes 2028 di Desa Suput menetapkan arah kebijakan yang tegak lurus dengan program prioritas pemerintah daerah. Pemerintah Desa Suput berkomitmen memberikan dukungan penuh melalui enam program utama, yaitu:

  1. Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Smart: Pembangunan ruang publik yang nyaman dan ramah lingkungan ini sekaligus difungsikan untuk mendukung program Satu Desa Satu Wifi, guna mempercepat pemerataan akses informasi dan digitalisasi bagi warga desa.

  2. Fasilitasi Ketahanan Pangan di Desa: Alokasi anggaran akan diarahkan untuk mengamankan ketersediaan pangan lokal melalui pemberdayaan petani, pemanfaatan lahan pekarangan, serta program hewani dan nabati desa.

  3. Pembentukan dan Pengelolaan Bank Sampah: Sebagai solusi penanganan masalah kebersihan lingkungan sekaligus menciptakan nilai ekonomi sirkular dari sampah rumah tangga yang dikelola oleh masyarakat.

  4. Pelatihan Tenaga Terampil di Desa: Fokus pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai pelatihan vokasi agar pemuda dan angkatan kerja desa memiliki daya saing tinggi.

  5. Pembangunan Jalan dan Jembatan Desa: Peningkatan infrastruktur fisik untuk memperlancar konektivitas, aksesibilitas, dan mobilitas ekonomi warga antardusun maupun akses ke pusat kecamatan.

  6. Desa Cantik (Satu Data Desa): Mendukung program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) untuk mewujudkan tata kelola data desa yang akurat dan terintegrasi sebagai landasan pengambilan kebijakan (Satu Data).

Kepala Desa Suput Muhammad Desa menyampaikan bahwa penyelarasan ini sangat penting agar tidak ada tumpang tindih program antara desa dan kabupaten. "Program-program prioritas ini tidak hanya membangun desa secara fisik, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi, teknologi, dan kualitas SDM warga Suput ke depannya," ungkapnya.

Kegiatan musyawarah ini diakhiri dengan mufakat dari seluruh peserta yang hadir dan penandatanganan berita acara. Seluruh usulan prioritas tersebut akan dituangkan secara resmi dalam dokumen RKPDes 2027 dan menjadi bahan usulan Desa Suput pada Musrenbang tingkat kecamatan mendatang.