Informasi Kesehatan

Percepat Penurunan Angka Gizi Buruk, Desa Gelar Rembuk Stunting

Rabu 13 Mei 2026 · 1 dilihat · 3 hari yang lalu
Percepat Penurunan Angka Gizi Buruk, Desa Gelar Rembuk Stunting

Percepat Penurunan Angka Gizi Buruk, Desa Gelar Rembuk Stunting

DESA SUPUT, 04 MEI 2026 – Sebagai langkah nyata dalam mencetak generasi emas yang sehat dan unggul, Pemerintah Desa Suput menggelar musyawarah Rembuk Stunting tahun 2026. Bertempat di Kantor Desa Suput, kegiatan ini menjadi wadah krusial untuk menyusun strategi konvergensi penanggulangan masalah gizi kronis pada balita.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa, perangkat desa, Kader Pembangunan Manusia (KPM), bidan desa, petugas Puskesmas, serta tokoh masyarakat. Fokus utamanya adalah memastikan setiap anak di desa mendapatkan hak tumbuh kembang yang optimal.

Poin Strategis yang Disepakati

Dalam diskusi yang berlangsung interaktif tersebut, terdapat beberapa poin utama yang menjadi prioritas anggaran dan kerja tahun depan:

  • Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Mengoptimalkan pemanfaatan bahan pangan lokal untuk asupan gizi balita dan ibu hamil.

  • Penyuluhan Pola Asuh: Mengedukasi orang tua mengenai pentingnya ASI eksklusif dan sanitasi lingkungan yang bersih.

  • Peningkatan Kapasitas Posyandu: Pengadaan alat ukur (antropometri) yang standar serta pelatihan berkelanjutan bagi kader.

  • Akses Air Bersih: Perbaikan infrastruktur drainase dan sumber air untuk mencegah infeksi berulang pada anak.

Komitmen Bersama

Kepala Desa Muhammad Yusuf menegaskan bahwa penanganan stunting bukan hanya tugas tenaga kesehatan, melainkan tanggung jawab kolektif.

"Stunting bukan sekadar masalah tinggi badan, tapi soal masa depan otak dan daya saing anak-anak kita. Melalui Rembuk Stunting ini, kita pastikan tidak ada satu pun anak di desa kita yang terabaikan gizinya," ujarnya.

Data terbaru menunjukkan tren penurunan angka stunting di desa ini, namun pemerintah desa tetap waspada dengan mengalokasikan sebagian Dana Desa untuk program kesehatan promotif dan preventif